Tampilkan postingan dengan label Pend. Agama Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pend. Agama Islam. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 September 2013

Download Srkipsi Pendidikan Agama islam Terbaru dan Gratis

Download Srkipsi Pendidikan Agama islam Terbaru dan Gratis



PENGARUH METODE GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
            Salah satu faktor keberhasilan pembangunan nasional adalah kemajuan pada bidang pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan agama. Pembangunan nasional akan dapat berhasil apabila ditunjang oleh keberhasilan dalam bidang pendidikan. Dengan keberhasilan pendidikan suatu negara akan dapat menjadi negara yang maju, sebab bila pendidikan suatu negara berhasil, maka dengan sndirinya akan terciptalah insan-insan yang berkualitas yang berilmu pengetahuan dan berbudi pekerti mulia dan tercapailah kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Sebagaimana yang disebutkan dalam surah al-Mujadalah ayat 11, yaitu :
... يرفع الله الذين آمنوا منكم والذين اوتو العلم درجت والله بما تعملون خبير
Terjemahnya :
" …niscaya Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan diantara kamu dan orang-orang yang berilmu pengetahuan beberapa derajat dan Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan".

            Sejalan dengan ayat tersebut di atas, dalam Undang-Undang Pendidikan Nasional dijelaskan tentang tujuan pendidikan nasional, sebagai berikut :

Pendidikan nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
           
Dengan demikian tujuan pendidikan itu sendiri adalah untuk menciptakan manusia yang berpengetahuan luas yang berbudi pekerti mulia untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
            Melihat tujuan pendidikan tidak hanya menciptakan insan-insan yang memiliki pengetahuan luas, tetapi juga menciptakan insan-insan yang berbudi pekerti luhur. Dengan demikian pendidikan agama khususnya pendidikan agama Islam tidak kalah pentingnya dengan pendidikan umum. Untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut, maka diperlukan upaya menumbuhkan motivasi pada diri peserta didik, khususnya dalam hal belajar.
            Motivasi sangat diperlukan karena dengan adanya motivasi tersebut tujuan belajar akan mudah dicapai. Namun demikian, motivasi sebagai faktor dari dalam diri sendiri terkadang tidak tumbuh dengan sendirinya, sebab faktor-faktor dari luar juga mempunyai pengaruh terhadap perkembangan motivasi didalam diri seseorang. Melihat pentingnya faktor luar dalam memberikan dorongan, maka guru harus mempunyai metode atau cara terhadap tumbuhnya motivasi dalam diri siswa untuk mengarahkan dan mengembangkan kearah tujuan yang ingin dicapainya.

Untuk lebih lengkapnya silah download Download Srkipsi Pendidikan Agama islam Terbaru dan Gratis klik link berikut ini PENGARUH METODE GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA

Download Skripsi Pengaruh Microteaching Terhadap Pelaksanaan Praktek Mengajar Siswa

Download Skripsi Pendidikan Agama Islam Lengkap dan Gratis


Pengaruh Microteaching Terhadap Pelaksanaan Praktek Mengajar Siswa


Skripsi ini membahas tentang kegiatan pelaksanaan microteaching atau praktek mengajar di Pondok Pesantren Modern Al-Istiqomah Ngata Baru sebagai suatu sistem yang memperbaiki cara tradisional yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan pelaksanaan praktek megajar siswa kelas VI sebagai calon guru yang profesinya berbeda dengan orang lain. Adapun yang menjadi permasalahan yang diangkat dalam skripsi adalah apa dan bagaimana pengaruh Microteaching terhadap pelaksanaan praktek mengajar atau microteaching siswa kelas VI di Pondok Pesantren Modern Al-Istiqomah Ngata Baru Biromaru Palu.
            Sedang tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh praktek mengajar atau microteaching pada siswa kelas VI di Pondok Pesantren Modern Al-Istiqomah dan untuk mengetahui konsep-konsep microteaching terhadap pelaksanaan praktek mengajar siswa kelas VI di Pondok Pesantren Modern Al-Istiqomah Ngata Baru Biromaru.
            Adapun metode yang digunakan dalam pembahasan skripsi ini diantaranya adalah pendekatan penelitian, rancangan penelitian, populasi dan sampel, instrumen penelitian, yang meliputi pedoman wawancara; angket; dan catatan anekdot. Selanjutnya adalah tehnik pengumpulan data, dan tehnik analisis data serta diakhiri dengan pengecekan keabsahan data.
            Pengelolaan microteaching yang dilaksanakan oleh lembaga pendidikan Pondok Pesantren Modern Al-Istiqomah Ngata Baru menggunakan ruangan kelas sebagai tempat latihan, siswa khususnya siswa kelas VI biasanya melatih diri mengajar di depan teman-temannya dalam waktu 10-20 menit, latihan ini untuk menunjang pelaksanaan kegiatan praktek mengajar atau microteaching yang sesungguhnya yaitu melalui prosedur-prosedur tertentu. kegiatan praktek mengajar akan banyak mempengaruhi siswa khususnya siswa kelas VI dalam praktek mengajar untuk mencapai hasil yang maksimal.

Untuk lebih lengkapnya silahkan download skripsi pendidikan agama islam lengkap dan gratis di link berikut ini Pengaruh Microteaching Terhadap Pelaksanaan Praktek Mengajar Siswa

Download Skripsi Pendidikan Agama Islam Lengkap dan Gratis


Download Skripsi Pendidikan Agama Islam Lengkap dan Gratis



STUDI TENTANG KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN TERHADAP PENGEMBANGAN WAWASAN KEAGAMAAN SISWA

BAB  I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang


            Sebagai akibat dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, orang tua tidak mampu lagi untuk memberikan pendidikan bagi anak-anaknya. Untuk menjalankan tugas-tugas tersebut diperlukan orang-orang yang memiliki keahlian tentang kegiatan pendidikan dan mendidik. Para guru di dalam lembaga pendidikan formal adalah orang dewasa yang telah memperoleh kepercayaan dari pemerintah untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut, sebagaimana yang dinyatakan oleh Prof. Dr. Sikun Pribadi, beliau mengatakan bahwa Karena orang tua tidak mampu memberikan pendidikan selanjutnya dalam bentuk berbagai kecakapan dan ilmu pengetahuan, kita tidak dapat menggambarkan masyarakat tanpa sekolah. Di dalam sekolah bekerja orang-orang yang khusus di didik untuk keperluan mengajar.[1]
            Oleh karena itu, sekolah memiliki fungsi dan peranan yang sangat penting dan strategis dalam menyiapkan anak didik untuk kehidupan masyarakat. Sekolah bukan hanya semata-mata sebagai konsumen, tetapi juga sebagai produsen dan pemberi jasa yang sangat erat kaitannya dengan pembangunan yang sedang dilaksanakan.
            Pengembangan wawasan keagamaan merupakan suatu hal yang penting dan memiliki makna tersendiri bagi pertumbuhan dan perkembangan anak didik. dalam kesimpulannya. Waluyo, menyatakan bahwa wawasan keagamaan tersebut adalah merupakan sesuatu yang potensial, kemudian hal tersebut akan sangat membantu bila mendapat latihan yang cukup.[2]
            Dengan pengertian tersebut, wawasan keagamaan memiliki sifat yang potensial yang harus diaktualisasikan terutama dalam kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan atau dilaksanakan secara sungguh-sungguh yang tercakup dalam pengertian pendidikan yang ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989, tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menyatakan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan. Peranannya dimasa yang akan datang.[3]

Download Skripsi Pendidikan Agama Islam Lengkap dan Gratis


Download Skripsi Pendidikan Agama Islam Lengkap dan Gratis



METODE GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI SANTRI DALAM BELAJAR PAI DAN PENGARUHNYA TERHADAPPRESTASI SANTRI 

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Salah satu faktor keberhasilan pembangunan nasional adalah adanya kemajuan pada bidang pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan agama. Pembangunan nasional akan dapat berhasil bila ditunjang oleh suatu keberhasilan dalam bidang pendidikan. Dengan keberhasilan pendidikan suatu negara akan dapat menjadi negara yang maju, sebab apabila pendidikan suatu negara berhasil, maka dengan sendirinya akan tercipta insan-insan yang berkualitas, yang berilmu pengetahuan, dan berbudi pekerti yang mulia serta tercapailah kebahagiaan dunia dan akhirat. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Allah swt., dalam surah al-Mujadalah ayat 11, sebagai berikut :
Terjemahnya :
…niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Sejalan dengan ayat tersebut di atas, dalam Undang-Undang Pendidikan Nasional dijelaskan tentang tujuan pendidikan nasional, sebagai berikut :
Pendidikan nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
           
Dengan demikian tujuan pendidikan itu sendiri adalah untuk menciptakan manusia yang berpengetahuan luas yang berbudi pekerti mulia untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
            Melihat tujuan pendidikan tidak hanya menciptakan insan-insan yang memiliki pengetahuan luas, tetapi juga menciptakan insan-insan yang berbudi pekerti luhur. Dengan demikian pendidikan agama khususnya pendidikan agama Islam tidak kalah pentingnya dengan pendidikan umum. Untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut, maka diperlukan upaya menumbuhkan motivasi pada diri peserta didik, khususnya dalam hal belajar.
            Motivasi sangat diperlukan karena dengan adanya motivasi tersebut tujuan belajar akan mudah dicapai. Namun demikian, motivasi sebagai faktor dari dalam diri sendiri terkadang tidak tumbuh dengan sendirinya, sebab faktor-faktor dari luar juga mempunyai pengaruh terhadap perkembangan motivasi didalam diri seseorang. Melihat pentingnya faktor luar dalam memberikan dorongan, maka guru harus mempunyai metode atau cara terhadap tumbuhnya motivasi dalam diri siswa untuk mengarahkan dan mengembangkan kearah tujuan yang ingin dicapainya.
            Oleh karena peserta didik masih memerlukan adanya dorongan didalam belajar, maka perlu bagi guru untuk memberikan motivasi terhadap peserta didiknya dengan tujuan agar siswa tersebut memiliki semangat yang lebih tinggi dalam upaya meningkatkan prestasi mereka.
            Namun pada kenyataannya masih banyak guru yang kurang profesional dalam mengajarkan berbagai mata pelajaran, sehingga motivasi belajar siswa masih rendah. Rendahnya motivasi belajar siswa akan sangat mempengaruhi siswa atau peserta didik itu sendiri, diantaranya adalah siswa tampak malas untuk mengikuti pelajaran dan apabila proses belajar mengajar berlangsung timbul rasa ngantuk dan tidak adanya perhatian terhadap pelajaran. Pengaruh ini akan nampak dalam keseluruhan kegiatan siswa dalam mengikuti pelajaran yang tidak disenanginya. Dengan demikian guru dengan berbagai aktivitasnya dalam mengajar diharapkan dapat menciptakan motivasi dalam kelas dan berupaya menemukan berbagai cara untuk memotivasi anak didiknya.


Minggu, 15 September 2013

Download Skripsi Pendidikan Agama Islam Lengkap dan Gratis


Download Skripsi Pendidikan Agama Islam Lengkap dan Gratis

Studi Tentang Perbedaan Kemampuan Belajar Siswa
  Dan Strategi Pengajaran Pendidikan Agama Islam


Skripsi ini berkenaan dengan penerapan strategi pengajaran Pendidikan Agama Islam dalam menghadapi perbedaan kemampuan belajar pada siswa di SMU Negeri I Dolo, yang mana akan membicarakan tentang bagaimana penerapan strategi pengajaran Pendidikan Agama Islam oleh guru dalam menghadapi perbedaan kemampuan belajar siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar.
            Penerapan strategi pengajaran Pendidikan Agama Islam maksudnya adalah teknik pengajaran yang dipergunakan oleh guru dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul dalam kegiatan proses belajar mengajar khususnya dalam menghadapi siswa yang mempunyai perbedaan kemampuan dalam menerima materi pelajaran Pendidikan Agama Islam.
            Mengingat adanya perbedaan-perbedaan tersebut, maka guru harus menyadari dan memakluminya karena ada siswa yang cepat menerima dan memahami pelajaran yang diberikan atau bahkan sebaliknya ada siswa yang lemah atau lamban dalam menerima pelajaran dan tidak cukup dengan sekali dijelaskan yang pada akhirnya membutuhkan bimbingan khusus.
            Dalam menghadapi hal tersebut, maka guru harus menguasai metode pengajaran serta variasinya agar mudah diterima, dipahami dan diamalkan oleh siswa, sehingga dapat menciptakan proses belajar mengajar yang efektif dan efesien.

Powered by Blogger