Senin, 16 September 2013

Download Skripsi Pendidikan Agama Islam Lengkap dan Gratis


Download Skripsi Pendidikan Agama Islam Lengkap dan Gratis



STUDI TENTANG KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEAGAMAAN TERHADAP PENGEMBANGAN WAWASAN KEAGAMAAN SISWA

BAB  I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang


            Sebagai akibat dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, orang tua tidak mampu lagi untuk memberikan pendidikan bagi anak-anaknya. Untuk menjalankan tugas-tugas tersebut diperlukan orang-orang yang memiliki keahlian tentang kegiatan pendidikan dan mendidik. Para guru di dalam lembaga pendidikan formal adalah orang dewasa yang telah memperoleh kepercayaan dari pemerintah untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut, sebagaimana yang dinyatakan oleh Prof. Dr. Sikun Pribadi, beliau mengatakan bahwa Karena orang tua tidak mampu memberikan pendidikan selanjutnya dalam bentuk berbagai kecakapan dan ilmu pengetahuan, kita tidak dapat menggambarkan masyarakat tanpa sekolah. Di dalam sekolah bekerja orang-orang yang khusus di didik untuk keperluan mengajar.[1]
            Oleh karena itu, sekolah memiliki fungsi dan peranan yang sangat penting dan strategis dalam menyiapkan anak didik untuk kehidupan masyarakat. Sekolah bukan hanya semata-mata sebagai konsumen, tetapi juga sebagai produsen dan pemberi jasa yang sangat erat kaitannya dengan pembangunan yang sedang dilaksanakan.
            Pengembangan wawasan keagamaan merupakan suatu hal yang penting dan memiliki makna tersendiri bagi pertumbuhan dan perkembangan anak didik. dalam kesimpulannya. Waluyo, menyatakan bahwa wawasan keagamaan tersebut adalah merupakan sesuatu yang potensial, kemudian hal tersebut akan sangat membantu bila mendapat latihan yang cukup.[2]
            Dengan pengertian tersebut, wawasan keagamaan memiliki sifat yang potensial yang harus diaktualisasikan terutama dalam kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan atau dilaksanakan secara sungguh-sungguh yang tercakup dalam pengertian pendidikan yang ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989, tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang menyatakan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan latihan. Peranannya dimasa yang akan datang.[3]

Download Skripsi Pendidikan Agama Islam Lengkap dan Gratis


Download Skripsi Pendidikan Agama Islam Lengkap dan Gratis



METODE GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI SANTRI DALAM BELAJAR PAI DAN PENGARUHNYA TERHADAPPRESTASI SANTRI 

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Salah satu faktor keberhasilan pembangunan nasional adalah adanya kemajuan pada bidang pendidikan, baik pendidikan umum maupun pendidikan agama. Pembangunan nasional akan dapat berhasil bila ditunjang oleh suatu keberhasilan dalam bidang pendidikan. Dengan keberhasilan pendidikan suatu negara akan dapat menjadi negara yang maju, sebab apabila pendidikan suatu negara berhasil, maka dengan sendirinya akan tercipta insan-insan yang berkualitas, yang berilmu pengetahuan, dan berbudi pekerti yang mulia serta tercapailah kebahagiaan dunia dan akhirat. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Allah swt., dalam surah al-Mujadalah ayat 11, sebagai berikut :
Terjemahnya :
…niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Sejalan dengan ayat tersebut di atas, dalam Undang-Undang Pendidikan Nasional dijelaskan tentang tujuan pendidikan nasional, sebagai berikut :
Pendidikan nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.
           
Dengan demikian tujuan pendidikan itu sendiri adalah untuk menciptakan manusia yang berpengetahuan luas yang berbudi pekerti mulia untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan di akhirat.
            Melihat tujuan pendidikan tidak hanya menciptakan insan-insan yang memiliki pengetahuan luas, tetapi juga menciptakan insan-insan yang berbudi pekerti luhur. Dengan demikian pendidikan agama khususnya pendidikan agama Islam tidak kalah pentingnya dengan pendidikan umum. Untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut, maka diperlukan upaya menumbuhkan motivasi pada diri peserta didik, khususnya dalam hal belajar.
            Motivasi sangat diperlukan karena dengan adanya motivasi tersebut tujuan belajar akan mudah dicapai. Namun demikian, motivasi sebagai faktor dari dalam diri sendiri terkadang tidak tumbuh dengan sendirinya, sebab faktor-faktor dari luar juga mempunyai pengaruh terhadap perkembangan motivasi didalam diri seseorang. Melihat pentingnya faktor luar dalam memberikan dorongan, maka guru harus mempunyai metode atau cara terhadap tumbuhnya motivasi dalam diri siswa untuk mengarahkan dan mengembangkan kearah tujuan yang ingin dicapainya.
            Oleh karena peserta didik masih memerlukan adanya dorongan didalam belajar, maka perlu bagi guru untuk memberikan motivasi terhadap peserta didiknya dengan tujuan agar siswa tersebut memiliki semangat yang lebih tinggi dalam upaya meningkatkan prestasi mereka.
            Namun pada kenyataannya masih banyak guru yang kurang profesional dalam mengajarkan berbagai mata pelajaran, sehingga motivasi belajar siswa masih rendah. Rendahnya motivasi belajar siswa akan sangat mempengaruhi siswa atau peserta didik itu sendiri, diantaranya adalah siswa tampak malas untuk mengikuti pelajaran dan apabila proses belajar mengajar berlangsung timbul rasa ngantuk dan tidak adanya perhatian terhadap pelajaran. Pengaruh ini akan nampak dalam keseluruhan kegiatan siswa dalam mengikuti pelajaran yang tidak disenanginya. Dengan demikian guru dengan berbagai aktivitasnya dalam mengajar diharapkan dapat menciptakan motivasi dalam kelas dan berupaya menemukan berbagai cara untuk memotivasi anak didiknya.


Minggu, 15 September 2013

Download Skripsi Pendidikan Agama Islam Lengkap dan Gratis


Download Skripsi Pendidikan Agama Islam Lengkap dan Gratis

Studi Tentang Perbedaan Kemampuan Belajar Siswa
  Dan Strategi Pengajaran Pendidikan Agama Islam


Skripsi ini berkenaan dengan penerapan strategi pengajaran Pendidikan Agama Islam dalam menghadapi perbedaan kemampuan belajar pada siswa di SMU Negeri I Dolo, yang mana akan membicarakan tentang bagaimana penerapan strategi pengajaran Pendidikan Agama Islam oleh guru dalam menghadapi perbedaan kemampuan belajar siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar.
            Penerapan strategi pengajaran Pendidikan Agama Islam maksudnya adalah teknik pengajaran yang dipergunakan oleh guru dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul dalam kegiatan proses belajar mengajar khususnya dalam menghadapi siswa yang mempunyai perbedaan kemampuan dalam menerima materi pelajaran Pendidikan Agama Islam.
            Mengingat adanya perbedaan-perbedaan tersebut, maka guru harus menyadari dan memakluminya karena ada siswa yang cepat menerima dan memahami pelajaran yang diberikan atau bahkan sebaliknya ada siswa yang lemah atau lamban dalam menerima pelajaran dan tidak cukup dengan sekali dijelaskan yang pada akhirnya membutuhkan bimbingan khusus.
            Dalam menghadapi hal tersebut, maka guru harus menguasai metode pengajaran serta variasinya agar mudah diterima, dipahami dan diamalkan oleh siswa, sehingga dapat menciptakan proses belajar mengajar yang efektif dan efesien.

Studi Kewibawaan Guru dan Pengaruhnya Terhadap Pencapaian Tujuan Pendidikan

Studi Kewibawaan Guru dan Pengaruhnya  Terhadap Pencapaian Tujuan Pendidikan

Studi Kewibawaan Guru dan Pengaruhnya  Terhadap Pencapaian Tujuan Pendidikan


Skripsi ini mengungkapkan tentang pengaruh kewibawaan guru pada Pondok Pesantren Modern Al-Istiqomah Ngata Baru, yang merupakan salah satu komponen dalam pencapaian tujuan pendidikan di lembaga pendidikan tersebut. Kewibawaan adalah sikap yang dapat menimbulkan kesenangan, hormat dan simpatik dari orang lain. sedangkan pengaruh adalah suatu daya tarik yang ditimbulkan oleh sesuatu hal yang dapat berpengaruh pada aktivitas-aktivitas untuk memperoleh sesuatu yang diinginkan dengan melalui usaha.
            Dalam usaha pencapaian tujuan pendidikan di Pondok Pesantren Modern Al-Istiqomah Ngata Baru ditunjang oleh kewibawaan guru. Bentuk-bentuk kewibawaan guru yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan pendidikan adalah kewibawaan yang bersumber dari sikap dan tingkah laku guru itu sendiri, kualitas ilmu pengetahuan serta kemampuan guru dalam menyajikan materi pelajaran kepada peserta didik. apabila ketiga hal tersebut dapat dimiliki oleh guru pada Pondok Pesantren Modern Al-Istiqomah Ngata Baru, maka tujuan pendidikan akan tercapai, dengan demikian terwujudlah keberhasilan pendidikan di Pondok Pesantren Modern Al-Istiqomah Ngata Baru.
            Jadi segala upaya yang dilakukan oleh guru di Pondok Pesantren Modern Al-Istiqomah Ngata Baru dalam bersikap dan bertingkah laku sehingga peserta didik secara tidak langsung akan merasa segan, patuh dan taat pada pelajaran yang akan disajikan oleh guru. Hal ini tentunya akan mempermudah pencapaian tujuan pendidikan di lembaga pendidikan tersebut dalam hal ini adalah Pondok Pesantren Modern Al-Istiqomah Ngata Baru.

Download Skripsi Pendidikan Bahasa Inggris Terlengkap dan Gratis

Download Skripsi Pendidikan Bahasa Inggris Terlengkap dan Gratis



The Use of Wall Chart in English Teaching


CHAPTER I

INTRODUCTION



This chapter orderly presents background of the study, statement of the

problem, objective of the study, significance of the study, scope and limitation of

the study, definition of key terms, and systematical discussion.



A. Background of the Study


Nowadays, mastering other languages, especially International

languages, is very important since language is a means of communication

among individuals.Firstly, the process of globalization and

modernization will actually bring people to live together in a global life in

the world. The need of interaction with people in a global society who

have different backgrounds, languages, and cultures cannot be avoided.

Thus, an international language functions as the main means used by

people to interact with each other and build a relationship in their

environment, including English. It is worthwhile to learn and to use it as a

device to live together.

Moreover, English, one of the international languages, is used by

most of the countries over the world.2 It is used in many aspects of life

such as science, technology, business, commerce, politics, education,

etc. Crystal also states that English is used as a medium of transferring

knowledge in line with the development of science and technology.3 In

addition, mastering English becomes the important requirement in

business, which has to be fulfilled in order to get a job. Therefore, the

department of national education has considered that English is taught

not only in junior and senior level but also in elementary level, as a

local content teaching. It gives the elementary students an opportunity

to get and develop their English ability. Therefore, they can anticipate

the environmental condition, which has been influenced by the

development of science, technology, culture, and art.


Based on the Curriculum Based Competence, the purpose of

learning English is to improve the students’ com munication ability in

spoken and written form (listening, speaking, reading, and writing).

Students are expected to be able to communicate and express in

English to the certain literacy level. Wells states that the literacy level

consists of performative, functional, informational, and epistemic. In the performative level, students are symbol to master reading, writing,

listening, and speaking skill. In functional level, students use language

to fulfill the daily life, for example reading the newspaper, manual, or

direction. In the informational level, students are able to access the

knowledge and language skill, and in the epistemic level, students are

able to express knowledge. 4


The students have to be able to communicate and express in

English to the certain literacy. The functional level is the target

language of junior high school. Therefore, they will be able to

communicate written and oral to solve the problem. Students are

expected to be able to understand the material that is given by the

teacher. In fact, most students have less attention and motivation.

Therefore, it becomes the challenge for teachers to attract them.


The fact shows that teaching English is not easy. Teaching

English becomes very difficult because the students of junior high

school are teenagers. They have less motivation in learning. Puchta

and Schartz stated that, teenagers are often much less motivated to

learn.5 After all the goals and ends, seem much more distant.


Download Skripsi Pendidikan Bahasa Inggris Terlengkap dan Gratis

Download Skripsi Pendidikan Bahasa Inggris Terlengkap dan Gratis


Case Study of CTL Approach Implementation for the English Teaching



This research aimed to find the improvement of students’ writing skill using Sequence Pictures. The researcher used A Classroom Action Research (CAR). The researcher conducted two cycles, where each cycle consisted of three meetings. This classroom action research was done at VII.A class of MTs. Aisyiyah Sungguminasa.
The researcher used two instruments namely: written test and observation checklist. From the written test, the researcher found that most of the students were very difficult in writing especially here in writing procedure text. Students were very hard for arranging the steps in procedure text because they lost their idea and sometimes they did not know what they want to write in the next step. Therefore, the researcher conducted this research to solve those problems. Here, the researcher trying to use the Sequence Picture in writing procedure text in the way to change the students’writing skill in procedure text. With using pictures, it can stimulate the students to write what they want to write in every step.
After several meetings, this research found out that the use of Sequence Picture is significantly effective to improve the students’ writing skill especially in writing procedure text. The result of the research was the mean score obtained by the students through pre test, test of cycle 1 and second cycle. Where the students’ mean score in writing procedure text in the second cycle was greater than in the first cycle and in pre-test (83.78 > 78.90 > 67.31). It means that this is a significant difference between the result of the students in pre test, first cycle and second cycle.
The students have positive attitude toward learning using sequence pictures. It is indicated by the result of the questionnaires and observation checklist. In observation checklist, there is improvement of the students’ participation from the first cycle to the second cycle, where in the first cycle, the mean score of students’ participation was 63.79% becomes 76.82% in the second cycle. It means that the students’ participation got 13.03% progress. And in questionnaire, most of students have positive attitude in learning process.

Download Skripsi Pendidikan Bahasa Inggris Lengkap dan Terbaru

Download Skripsi Pendidikan Bahasa Inggris Lengkap dan Terbaru



The Effectiveness of Using Peer Editing Technique to Improve Students’ Skill in Writing Descriptive Text at the First Year Students SMAN 8 Makassar



CHAPTER 1
INTRODUCTION
A.     Background
       Writing is one of the language skills that play an important role in human communication. The most important of writing is coming to be more and more recognized. It is the written mark that links with the outside world is formed.
There is no doubt that English writing is important as the other three-language skills. The ability to write is frequently demanded in many occasions in our life.  For many reasons writing skill is crucial to most people. In relation about that, Adelstein and Vipal as cited in Supriadi (2008) express that in all subjects in our life or in all profession, the ability to write or express oneself clearly is essential basic for success. Writing is crucial mean of human communication. It is used to communicate with other people in society and to express our feeling and opinions. Writing means of both communication and self expression.
Mansi (2012) says that in the competence based curriculum, the students are expected to be able to communicate. The ability to communicate is the ability to understand and produce discourse of which it can be realized in four language skills, namely listening, speaking, reading, and writing. Moreover those four skills should be applied in real life. Hence, English subject needs to develop those skills. In order that, the students are able to communicate and make discourse in English language in certain literacy level.




Powered by Blogger